Pages

25 Februari 2021

Waspadai penyakit asma pada anak

Penyakit asma bisa dibilang penyakit umum yang sudah cukup dikenal di masyarakat. Asma sendiri selama ini dipandang sebagai penyakit yang tidak berbahaya. Padahal sejatinya jika penyndang penyakit asma ini sedang kumat, mereka merasakan kesakitan yang luar biasa.



Asma itu apa sih? Asma adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan penyempitan dan peradangan saluran pernapasan yang mengakibatkan sesak (sulit bernapas). Asma dapat disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi  virus atau bahkan terpapar zat kimia. Namun, hingga kini penyebab dari asma belum diketahui secara pasti.

Pengidap asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. Karenanya, saat paru-paru terkena iritasi dari pemicu asma, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Pada pengidap asma, saluran pernapasan akan lebih sensitif, sehingga paru-paru yang terkena iritasi dari pemicu asma dapat menyebabkan otot saluran pernapasan. Produksi dahak meningkat, sehingga membuat kesulitan bernapas.

Asma bisa timbul sejak usia kanak-kanak. Ketika beranjak dewasa, penyakit ini bisa hilang dengan sendirinya, tetapi ada juga yang tetap ada sampe dewasa. Dan perlu diketahui juga bahwa gejala asma bisa muncul di usia berapa pun, dan tidak selalu bermula pada waktu kanak-kanak.

Dalam pengobatan asma ada dua hal yang perlu dilakukan, yakni meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh. Oleh karena itu, penting untuk menjalani pengobatan dengan dokter, sehingga dapat diberikan obat untuk mengatasi asma. Di samping melakukan pengobatan, pengidap asma juga harus menghindari dari hal-hal yang dapat menjadi pemicu asma kambuh.

Jika gejala asma timbul pada masa kanak-kanak, sebagai orang tua kita harus waspada. Karena bisa jadi asma ini timbul karena anak alergi akan makanan yang kita siapkan. Karena anak-anak belum paham dan belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Kalau alergi yang ditimbulkan hanya berupa bentol-bentol merah di kulit, masih terbilang ringan. Yang mengkhawatirkan adalah bisa aja tiba-tiba mereka merasakan sesak nafas setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Sesak nafas ini bisa berakibat kematian (amit-amit jabang bayi).

Jadi jangan sepelekan gejala alergi pada anak-anak sekecil apa pun ya bun, segera dicari solusinya. Bisa dengan menghindari pemicunya atau langsung ke dokter untuk dilakukan tes alergi, agar hasil yang di dapat lebih valid. Misalnya ada anak yang makan putih telur bisa memicu alergi pada kulitnya, tapi makan kuning telur tidak apa-apa, bahakan makan telur lain selain telur ayam aman-aman saja baik yang putih mau pun yang kuning. Memastika apa yang jadi pemicu alergi pada anak adalah hal yang penting.

Setelah mengetahui apa hal yang memicu asma kambuh, hindari hal tersebut. Kalau gejala yang timbul berat, segera ke dokter ya bapak ibu, karena sesak nafas yang diderita penderita asma ini luar biasa menyakitkan katanya. 

Di masa pandemi seperti ini jika Bapak atau Ibu agak was-was untuk ke rumah sakit dengan membawa si kecil karena resika tertular covid di RS sangatlah besar, Bapak Ibu bisa mencari klinik dokter yang agak sepi. Atau bisa juga dengan menggunakan aplikasi halodoc untuk berkonsultasi terlebih dahulu. Aplikasi halodoc menghubungkan pasien/keluarga pasien dengan dokter yang bisa bapak ibu pilih sendiri. biaya murah, praktis digunakan karena tidak perlu pergi kemana-mana. Jika dari penjelasan dokter, Bapak Ibu merasa tetap perlu ke RS untuk pengobatan, baru setelah itu bisa ke klinik atau RS untuk konsul atau pengobatan.

3 komentar:

  1. Kadang-kadang aku pun gatal-gatal di area tangan kalau terlalu banyak makan telur ayam. Tapi kadang nggak gatal-gatal juga walau banyak makan telur ayam.


    Kalau aku suka cari informasi kesehatan di Halodoc. Dan akhir-akhir ini aku cari informasi seputar anemia dan donor darah di Halodoc.

    BalasHapus
  2. Sejak kecil sampe sekarang aku masih berteman sama asma mbak. Alhamdhulilah sekarang sudah tau apa yg harus dihindari dan selama ga capek2 insyaallah ga kumat parah

    BalasHapus
  3. Hemm, bahaya banget kalau asma pada si kecil ga segeraa ditangani apalagi di musim dingin seperti harus ekstra perhatian dan penjagaannya.

    BalasHapus